22 Pengurus PMI Jakarta Timur Masa Bakti 2026–2031 Dilantik, Munjirin Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi
Jakarta timur, Jsatu – Sebanyak 22 pengurus Palang Merah Indonesia PMI Kota Administrasi Jakarta Timur masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Ruang Sri Gunting, Lantai 2 Blok A Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Selasa (2/6/2026). Pelantikan dipimpin Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Beky Mardani dan disaksikan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin.
Kepengurusan baru dipimpin Ketua Dewan Kehormatan Kusmanto dan Ketua PMI Kota Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldriyan.
Dalam sambutannya, Munjirin berharap pengurus baru mampu meningkatkan kinerja organisasi dan memperkuat sinergi dengan Pemkot Jakarta Timur dalam pelayanan kemanusiaan.
“Harapan kami pengurus PMI mampu bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Kinerja yang sudah baik agar terus ditingkatkan. Ini menjadi tantangan besar bagi kepengurusan PMI yang baru,” ujar Munjirin.
Ia menegaskan PMI harus berjalan profesional, transparan, dan solid agar tetap jadi rujukan wilayah lain. Munjirin juga mendorong kolaborasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Dukcapil untuk pencantuman golongan darah pelajar usia 17 tahun.
Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani optimis kepengurusan baru akan sukses karena didukung pengalaman organisasi dan sinergi kuat dengan Pemkot Jakarta Timur.
“Saya yakin PMI Jakarta Timur akan semakin sukses karena didukung pengurus yang memahami organisasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur,” katanya.
Beky mendorong penguatan pelatihan kesiapsiagaan bencana dan pertolongan pertama, khususnya bagi petugas PPSU tingkat kelurahan. Tujuannya agar petugas mampu memberi bantuan awal saat kondisi darurat.
Ketua PMI Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldriyan menegaskan pelantikan bukan seremoni, tapi awal tanggung jawab besar melanjutkan dan meningkatkan pelayanan kemanusiaan.
“Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi awal amanah besar untuk terus menghadirkan PMI yang responsif, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Kami siap memperkuat pembinaan relawan, PMR, pelayanan sosial, kesehatan, dan kesiapsiagaan bencana,” ujarnya.
Usai dilantik, seluruh pengurus ikut Orientasi Kepalangmerahan di Ruang Pangeran Jayakarta. Materinya: prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, tata kelola organisasi, tugas kepengurusan, serta arah kebijakan PMI dalam misi kemanusiaan.
Dengan kepengurusan baru ini, PMI Jakarta Timur diharapkan lebih responsif menghadapi tantangan kemanusiaan, memperkuat jaringan relawan, serta meningkatkan kualitas pelayanan sosial, kesehatan, dan penanggulangan bencana bagi warga Jakarta Timur. (Wp)

0 Comments: